»
S
I
D
E
B
A
R
«
Komunitas Bukan sekedar…..
Feb 1st, 2010 by Sekolah Dolan

Pagi yang lumayan cerah….

Suasana di Sekolah dolan…. mulai didatangi anak-anak anggota komunitas….   Mas Dimas yang masih level Tk ini selalu datang di paling awal…., kemudian Mas Viro atau terkadang gantian dengan Bagas… yang asli dari Pulau Dewata…. menyusul datang di komunitas.

Anak-anak… kadang ada yang main-main dulu….. ada yang yang langsung beli jajanan di Minimarket Sekolah Dolan…. dan ada juga yang langsung ke Ruang makan…. dan langsung menikmati hidangan makanan yang tersaji…. di meja… yang biasanya telah siap dijsajikan Miss Titin sejak pukul 07.30….

Gak semua anak-anak datanmg ke komunitas…. sudah berangkat dengan perut kenyang… namun terkadang karena rumah yang jauh… ataupun makanan yang belum tersiapkan di rumah… akhirnya mereka nyaman juga bisa makan di Komunitas.

Jam 08.30 biasanya kegiatan di mulai…. dengan circle time… yang didisi dengan kata-kata motivasi…,  sedikit kajian Aqidah… dan informasi terbaru komunitas… dan baru pukul 09.00 dimulai kegiatan sesuai target… masing-masing…

terkadang saat asyik belajar atau diskusi beberapa topik… ada yang lapar atau haus mereka pun makan, ataupun rtebus mie.. atau makanan di dapur komunitas kami…. tak ada kecanggungan tak ada risih dan lain-lain… , semuanya berjalan alami sebagaimana mereka di rumah sendiri…. dan terkadang ada yang ngalem minta di layani… mengambil lauk dan nasinya…. meski anak-anak itu sudah seusia SMP.

Di waktu liburpun…. banyak anggota komunitas yang main ke SEKDOL… hanya sekedar ngobrol ataupun cerita… dengan kami….  , terkadang samapai sore… main komputer ataupun internetan…

Komunitas… Sekolah Dolan…. memang bukan hanya komunitas yang cuma ngumpul bahas soal, diskusi ataupun belajar saja…. namun sudah menjadi bagian yang nyaman bagi anggotanya untuk bermain, belajar berkeluh kesah dan makan bareng sebagaimana layaknya di rumah sendiri….

semoga… anak-anak bisa tetap enjoy dan nyaman dengan situasi yang seperti ini……

Antara Keinginan Anak dan Ambisi Orang Tua
Jan 18th, 2010 by Sekolah Dolan

Ada banyak alasan dalam memulai homeschooling…

dan mungkin sudah banyak yang baca diberbagai tulisan atau artikel,… di Buku dan Media.

Namun terkadang Aku juga mulai mengerti ada juga sebagian yang melakukannya karena bukan keinginan si Anak… tapi karena Ambisi Orang Tua…, atau anaknya pingin tapi Ambisi orang tua yang mengatur hingga anaknya jadi terkekang bahkan gak nyaman….

Menurut saya Pada hakikatnya… HS adalah kegiatan yang dilakukan oleh anak  dengan kesepakatan yang dibuat bersama dengan orang tua yang dirumah bisa sebagai Tutor/Teman/Rekan belajar …

Namun ada kalanya hal ini gak mudah dilakukan bila konsep Sekolah Formal yang begitu melekat…tetap dipegang teguh oleh orang Tua,  sehingga segala aturan dan kegiatan di samakan sebagaimana anak ini bersekolah formal.

Sah-sah saja Orang Tua punya ambisi yang lebih untuk anak-anaknya… namun sebaiknya ambisi itu disesuaikan dengan kondidi si anak.. dan kemampuannya  serta dikomunikasikan pada Si anak Tsb. sehingga proses pencapaian yang dijalankan adalah proses bersama yang dilakukan si Anak bersama Orang tua dan komunitas bila memang anak itu tergabung dalam suatu komunitas HS.

Semoga… HS bukan Menjadi Bagian jadi Ambisi pribadi Orang Tua

Sekolah Bisa Jadi Sumber Stres Anak
Jan 10th, 2010 by Sekolah Dolan

KOMPAS.com – Di sekolah, guru adalah pengganti orangtua bagi anak. Selain itu, tujuan pendidikan sesungguhnya adalah membentuk anak menjadi pribadi yang antara lain cerdas secara intelektual dan emosional. Kenyataannya, guru dan aturan sekolah seringkali menjadi sumber stres anak. Inilah contoh dan solusinya:

Terlalu banyak PR
Solusi: PR banyak tidak akan menimbulkan stres jika ada jadwal rutin untuk mengerjakannya. Orangtua harus membantu anak mengatur prioritas jadwal rutinnya di rumah. Lakukan kerjasama dengan pihak sekolah, diskusikan dengan guru bagaimana menciptakan PR dalam bentuk lain yang dapat dilakukan sambil bermain.

Ulangan/tes
Solusi: Seperti halnya PR, mengulang pelajaran di rumah sebaiknya dilakukan setiap hari. Dengan begitu, kapan pun ulangan diadakan, anak sudah siap. Namun, kalau soal tes memang dirasa sulit atau diluar kemampuan anak di tingkat yang sama, ayah ibu bersama orangtua yang lain bisa membicarakan ini dengan guru.

Dihukum/dipermalukan guru
Solusi: Bicaralah dengan pihak sekolah mengenai perasaan anak akibat dihukum atau dipermalukan guru di hadapan teman-temannya. Sebaiknya memang guru memberikan teguran lisan secara individual kepada anak yang melakukan kekeliruan. Ini penting supaya anak tetap merasa berharga kendati ia baru melakukan kesalahan.

Guru diperbolehkan memberikan sanksi sesuai aturan, tetapi guru tak boleh mengolok-olok anak didiknya. Olok-olok akan membuat anak merasa terhina tanpa dapat mengimbanginya, karena yang melakukan adalah pihak yang memiliki otoritas atas dirinya.

Harus tampil di depan kelas
Solusi: Jadikan acara presentasi ide dan hasil pekerjaan, juga mengerjakan soal di papan tulis, sebagai bagian dari kegiatan belajar. Sikap guru yang kooperatif, penuh penghargaan, dan ramah sangat membantu memupuk rasa percaya diri anak. Di rumah, orangtua bisa mengajak anak bermain peran yang mengharuskannya tampil di muka. Libatkan penghuni rumah lain sebagai pendengar.

Sekolah pagi
Solusi: Ciri-ciri anak yang mengalami stres karena harus bangun pagi antara lain mengeluh sakit di pagi hari, rewel, mengamuk, dan mogok sekolah. Atasi dengan memajukan jadwal tidurnya. Bangunkan anak secara bertahap dengan musik, cerita lucu atau suara binatang yang mampu menarik perhatiannya untuk bangun.

Ingatkan si kecil pada hal-hal menyenangkan yang akan dihadapi di hari itu, apakah teman-temannya, gurunya, atau bekal sekolahnya yang enak. Kalimat, “Ayo bangun! Kalau tidak, nanti kamu terlambat lo!” seringkali malah tidak efektif karena isi pesannya tidak menyenangkan. (Nakita/Uttiek)

http://id.news.yahoo.com/kmps/20100107/tls-sekolah-bisa-jadi-sumber-stres-anak-8d16233.html

Cambridge University offers place to 14-year-old
Jan 10th, 2010 by Sekolah Dolan

Arran Fernandez, 14, with his offer from Fitzwilliam College, Cambridge

Arran Fernandez, 14, with his offer from Fitzwilliam College, Cambridge. Photograph: Neil Fernandez/handout/PA

Hebatnya anak Sekolah Rumah memecahkan rekor

Kuliah di usia 14 Tahun… Baca lengkap di  :


http://www.guardian .co.uk/education /2010/jan/ 07/cambridge- university- 14-arran- fernandez

UJIAN ONLINE anak Homeschooling
Jan 8th, 2010 by Sekolah Dolan

Tahun 2010 ini … Para pelaku Homeschooling cukup bergembira dengan akan dilaksanakannya Ujian Bersama HS se Indonesia baik lansung antaupun ONLINE yang rencananya akan di ikuti pelaku HS di berbnagai negara…

Asahpena yang menjadi mitra pemerintah dalam mengakomudir keinginan pelaku HS untuk bisa melaksanakan UN… terus berupaya dengan berbagai cara untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak HS di Indonesia ataupun yang ada di luar negeri…

semoga ini menambah semangat praktisi Hs untuk mempersiapkan anak-anaknya menghikuti UN…

formulir UNsyarat UN

Persiapan Ujian On Line..
Jan 5th, 2010 by Sekolah Dolan

S5030910

Pada Tahun ini Bila tidak ada aral melintang anak-anak komunitas kami akan mengikuti ujian nasional secara serentak bersama anak-anak Homeschooling se  Indonesia… malah juga ada beberapa peserta dari LN.

Ujian yang baru pertama kali diselenggarakan secara serentak khusus bagi anak-anak Homeschooling ini saat ini lagi pada proses penggodokan yang matang dari teman-teman Asahpena Tangerang Selatan…

Suatu hal yang cukup menggembirakan bagi kami pelaku homeschooling yang pada tahun 2010 ini makin mendapatkan apresiasi yang cukup bagus dari pemerintah… dalam berbagai kemajuan yang dicapai…

ini sekaligus membuktikan upaya pemerintah dalam meng akumudir beberapa keinginan dari praktisi Hs yang makin tahun makin membengkak di berbagai kota di Indonesia…

Di Kota Malang aja yang yang pada tahun 2007 hingga 2008 kami dianggap sebagai orang yang aneh… sekarang sudah mendapatkan tempat dikalangan masyarakat ataupun pemerintah serta. kalangan akademisi…

Sosialisasi yang kami lakukan serta pemberitaan media surat kabar ataupun televisi ditambah banyknya mahasiswa mulai S-1 hingga S-3 yang penelitian di tempat kami turut juga memperkenalkan Homeschooling ini kepada masyarakat luas.

Semoga ini menjadi semangat kami dalam rangka mempersiapkan anak-anak utuk mengikuti ujian yang akan dilakukan pertengahan tahun ini…

semoga

Belajar dari Sang Legenda SAM TIMUR
Des 21st, 2009 by Sekolah Dolan

Komik…. memang gak banyak yang serius menekuninya…. namun semaraknya bacaan-bacaan dari negeri matahari terbit….mulai dari dora emon hingga avatar… membuat beberapa pemilik penyewaan buku komik ataupun perpustakaan kota Malang selalu ramai dikunjungi anak-anak usia remaja…

Oleh karena itu…hari Jum’at kami melakukan kunjungan Salah seorang Tokoh Komik nasional angkatan Bang Yan Mitagara,Hengky,Teguh Santosa yang memiliki nama tenar SAM TIMUR….

Goresan Tangan yang kental dengan tokoh-tokoh Magic… ….  Karakter…. yang kuat dan penampilan…. yang lebih mengetengahkan jagoan yang sakti Mandra guna….. bisa kita lihat di lembar-lembar… komik beliau

Alhamdulillah hari itu banyak yang kita bisa peroleh… dari SAMTIMUR (P Bambang ) yang salah satuputra Beliau juga anggota komunitas Homeschooling kami…

berikut petikan dari surat kabar…

S5030961

Radar Malang

[ Senin, 27 April 2009 ]

Bambang “Sam Timur” Supriyadi, Komikus yang Terlupakan

Jaya di Jakarta, Pulang Jadi Sekdes

Nama Sam Timur memang tidak asing di telinga para pengemar komik era 70-an. Dia menjadi komikus andal di tanah air dengan puluhan karyanya. Sejak tidak berkarya lagi, namanya pun tenggelam. Dia pun kembali ke kampung halaman mambangun pertanian.

Bambang Tri W

—————————————-

Rahasia Istana Hijau, Lahirnya Maladewa, Durga. Itulah kumpulan judul sebagian komik karya Sam Timur – julukan Bambang Supriyadi. Sejak 1972, namanya ikut mewarnai dunia komik di Indonesia. Karya-karyanya pun laris manis saat dilempar ke pasar.

Sosok Bambang sendiri berasal dari Dusun Sangrahan, Mangunrejo, Kepanjen. Sejak 1972, dia mulai mengembangkan bakat menggambarnya. Mulai gambar tokoh pewayangan maupun membuat tokoh fiksi. Dari keterampilannya menggoreskan kuas di kertas gambar, Bambang mulai kenal komikus yang berasal dari wilayah Malang. Di antaranya, Teguh Santoso, Ganes, Ian Mintaraga, Saldi Jair, Hengki NCO, maupun Toni. Mereka yang menjadi ispirasi lebih tekun mengembangkan bakatnya.

Terutama Teguh Santoso, karyannya dikenal pembaca lebih halus. Bukan saja gambarnya. Tetapi juga alur cerita yang diciptakannya. Dari perkenalan itulah, dia semakin teropsesi sebagai seorang komikus. “Sudah lama sekali saya tidak lagi berkarya membuat komik. Sekarang saya hampir lupa masa jaya dulu,” kata Bambang, mengawali cerita saat ditemuiRadar di rumahnya kemarin.

Sambil mengingat masa jayanya, dia menceritakan pengalamannya menjadi seorang komikus. Sejak berkenalan dengan Teguh, dia terus berupaya mengembangkan bakatnya di bidang menggambar. Selain itu, juga mengembangkan daya imajinasi, mengembangkan ide agar menjadi sebuah karya.

Tiga kali menyodorkan hasil gambarnya, Teguh merasa kagum terhadap Bambang. Saat itulah, dia mulai dikenalkan beberapa percetakan di Jakarta. Hasilnya, gambar dan cerita yang dibuatnya sangat diminati para penerbit. Di antaranya, San Agency, Pancar kumala, Satra Kumala, dan Rusita.

Dalam dua kali pertemuan, para penerbit tersebut berebutan mendapatkan kontrak dengan Bambang. Karena ada empat penerbit yang menawarkan kontrak, Bambang pun memilih San Agency. Alasannya, nilai kontrak yang ditawarkan lebih besar. “Awalnya nilai kontrak Rp 2 juta. Itu setara empat kali gaji PNS yang diterima satu bulannya,” aku Bambang.

Setelah satu jilid komik yang berisi 62 episode berhasil dikerjakan, dia pun kesulitan membuat julukannya sendiri yang akan dipasang di komik. Karena masih awal, dia pun memberi nama Adi S dalam komiknya. Selain mudah dibaca, menurut Bambang, juga mudah diingat.

Mulai dari karya perdananya Durga, komiknya laris manis. Namun sayang, dia tidak tahu berapa komik yang laku terjual. Karena pihak penerbit juga tidak memberitahu. “Saya hanya diberitahu komik laku keras. Kemudian diminta agar membuat komik lagi yang banyak,” aku pria yang gemar memakai topi pet warna hitam ini.

Mendengar komiknya laku keras, dia terus mengembangkan ide ceritanya. Semua cerita legenda dari berbagai daerah diadopsi untuk dikembangkan. Agar karyannya lebih berkembang, dia juga mengadaptasi beberapa cerita dari luar negeri.

Hasilnya pun fantastik. Komik yang digambar dengan kuas dengan media kertas HVS dan tinta bak disenangi para penerbit. Bahkan, tulisan tangan pada dialog para tokoh komik juga ditulis dengan tangan. Saat itulah, dia diminta agar mencari julukan yang tepat pada dirinya. Dan hasilnya muncul nama Sam Timur. “Sam” berarti panggilan “Mas” bagi pemuda Malang, sedangkan “Timur” berasal dari Jawa Timur.

Dengan identitas itulah, Bambang pun semakin dicari para penerbit. Karyannya pun juga banyak dicari para penggemar komik. Terutama cerita yang dianggap melegenda. “Sampai saya kewalahan menerima order dari para penerbit. Namun gajinya tetap Rp 2 juta,” aku Bambang.

Walau komiknya laris di pasaran, dia mengaku tidak mendapatkan bonus maupun royalti dari penerbit. Hanya uang kontrak kerja sama saja yang didapat. Kesuksesannya menjadi seorang komikus bertahan tidak bertahan lama. Sejak bermunculannya media eloktronik, komik mulai tergeser. Media yang mulai menggeser komik di antaranya, radio maupun TV. Pada 1979, media elektronik tersebut mulai mendominasi. Bahkan, karyanya juga bisa didengar melalui radio.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat para penerbit mulai kurang bersemangat. Melihat kondisi tersebut, Bambang bersama Indahwati, istrinya, memutuskan pulang ke kampung halaman. Pria kelahiran 16 Juli 1950 memilih bertani.

Mengingat, sebagai anak tunggal pasangan (almarhum) H Ahmad Joko Sutar-Hj Siti Fatimah, dia berkewajiban meneruskan usaha orang tuanya. “Sepertinya saya sudah tidak produktif. Selain itu, juga tidak ada penghargaan dari penerbit maupun pemerintah,” ungkap pria yang sudah dikaruniai empat anak ini.

Ketekunannya membangun pertanian di desa akhirnya membuahkan hasil. Dia kini dipercaya masyarakat untuk menjadi sekertaris desa (sekdes). Sedangakan istrinya Indahwati diterima menjadi PNS di Kota Malang, sekarang menjabat sebagai Kabid Sosbud Ekonomi Pemkot Malang.

Bukan itu saja, dia juga dipercaya menjadi Ketua KUD Kepanjen. Bahkan, berbagai kegiatan yang ada di desa juga dipercayakan kepadanya. Walau sibuk dipertanian, dia juga masih menyisakan waktu berkarya. Di antaranya, menggambar beberapa tokoh komik dan di bingkai dengan pigura. “Satu di antaranya sudah dibeli Rp 20 juta oleh orang Kota Malang,” aku Bambang.

Rencananya setelah pensiun menjadi sekdes pada 2011 mendatang, dia akan kembali pada bakatnya. Bersama komunitas perupa Malang Selatan, dia akan lebih meluangkan waktu untuk berkarya. Dia berupaya menggeser komik-komik luar negeri yang sekarang ini mendominasi pasar.

Keinginan itu dilandasi dari banyaknya cerita yang melegenda di tengah masyarakat. Masih banyak legenda yang belum dikembangkan. “Saya yakin, legenda maupun cerita komik Indonesia sebenarnya lebih unggul dari karya luar negeri,” urai pecinta tanaman hias ini. (ziz)

ELIGIBILITAS pendidikan Kesetaraan
Des 16th, 2009 by Sekolah Dolan

banyak orang meragukan wibawa dan pengakuan Ijasah Paket A/B/C, padahal ijasah paket sama saja dengan ijasah sekolah formal, baik untuk mengikuti pendidikan di satuan pendidikan di atasnya, maupun untuk memasuki dunia kerja.

sumber   :  http://www.facebook.com/photo.php?pid=30833940&id=1086882054#/photo.php?pid=30833940&id=1086882054&fbid=1240836296160

Belajar di Hutan
Des 15th, 2009 by Sekolah Dolan

Hari ini di sebelah komunitas kita ada yang punya hajat jadi Manten…. maka anak-anak diboyong… yang level playgroup di taman perumahan… sedang yang besar-besar belajar di hutan…Tidar…. wah banyak nyamuk….awalnya namun akhirnya nyaman juga angin silir-silir…. dan membuat ngantuk…. diakhiri dengan makan nasi goreng bareng-bareng….

S3020004

Coba Test Online SMP dan SD
Des 14th, 2009 by Sekolah Dolan

sumber :  http://www.invir.com/index.html

bila mau mencoba test online  soal Bahasa Indonesia bisa buka link dibawah ini …!! selamat mencoba…..

http://www.invir.com/latihan/smp3unasind06.html

Matematika  :

http://www.invir.com/latihan/smp3unasmat07.html

Ipa :

http://www.invir.com/latihan/smp3unasmat07.html

untuksekolah dasar  :

http://www.invir.com/latihan/sd6uasips08.html

»  Substance: WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa