»
S
I
D
E
B
A
R
«
Persiapan Ujian On Line..
Jan 5th, 2010 by Sekolah Dolan

S5030910

Pada Tahun ini Bila tidak ada aral melintang anak-anak komunitas kami akan mengikuti ujian nasional secara serentak bersama anak-anak Homeschooling se  Indonesia… malah juga ada beberapa peserta dari LN.

Ujian yang baru pertama kali diselenggarakan secara serentak khusus bagi anak-anak Homeschooling ini saat ini lagi pada proses penggodokan yang matang dari teman-teman Asahpena Tangerang Selatan…

Suatu hal yang cukup menggembirakan bagi kami pelaku homeschooling yang pada tahun 2010 ini makin mendapatkan apresiasi yang cukup bagus dari pemerintah… dalam berbagai kemajuan yang dicapai…

ini sekaligus membuktikan upaya pemerintah dalam meng akumudir beberapa keinginan dari praktisi Hs yang makin tahun makin membengkak di berbagai kota di Indonesia…

Di Kota Malang aja yang yang pada tahun 2007 hingga 2008 kami dianggap sebagai orang yang aneh… sekarang sudah mendapatkan tempat dikalangan masyarakat ataupun pemerintah serta. kalangan akademisi…

Sosialisasi yang kami lakukan serta pemberitaan media surat kabar ataupun televisi ditambah banyknya mahasiswa mulai S-1 hingga S-3 yang penelitian di tempat kami turut juga memperkenalkan Homeschooling ini kepada masyarakat luas.

Semoga ini menjadi semangat kami dalam rangka mempersiapkan anak-anak utuk mengikuti ujian yang akan dilakukan pertengahan tahun ini…

semoga

PAKET A ….. seorang kakekpun masih pingin ijasah
Nov 28th, 2009 by Sekolah Dolan

“Tuntutlah ilmu walau sampai ke Negeri China. Pepatah itu kiranya terasa pas menggambarkan semangat Tarlan dalam menuntut ilmu. Bagaimana tidak? Di usianya yang sudah sangat senja, menginjak 81 tahun, kakek 19 cucu ini masih bersemangat mengikuti ujian Paket A setara SD.”

JAKARTA,  Tuntutlah ilmu walau sampai ke Negeri China. Pepatah itu kiranya terasa pas menggambarkan semangat Tarlan dalam menuntut ilmu. Bagaimana tidak? Di usianya yang sudah sangat senja, menginjak 81 tahun, kakek 19 cucu ini masih bersemangat mengikuti ujian Paket A setara SD.
Meski sesekali mengerutkan dahinya, Tarlan terlihat serius mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan oleh pengawas dalam ujian Paket A setara (SD) yang diselenggarakan Suku Dinas Pendidikan Menengah (Sudin Dikmen) Jakarta Pusat, Jumat (20/11). Sikap Tarlan patut diacungi jempol. Di usianya yang melewati ambang batas ternyata masih bersemangat untuk belajar.
Ya, lelaki kelahiran Cirebon itu bersama rekan-rekan sebayanya mengikuti ujian Paket A yang digelar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Islam, Jalan Galur Raya 16, Johar Baru, Jakarta Pusat.
“Cari ilmu itu enggak ada batasnya. Kan ada pepatahnya, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China,” ujar Tarlan lantang saat ditemui usai menyelesaikan soal ujian, Jumat (20/11).
Lelaki renta itu mengaku sudah sejak setahun lalu mengikuti program pendidikan Paket A. Ini dilakukan karena dia ingin memiliki ijazah SD. Nantinya jika telah lulus, ijazahnya akan dilaporkan pada pimpinannya agar dia diangkat menjadi karyawan tetap. Selama ini, Tarlan bekerja sebagai salah seorang petugas kebersihan di Masjid Istiqlal.
“Kalau mau menjadi karyawan tetap, syaratnya harus memiliki ijazah SD. Sampai saat ini saya belum punya, makanya saya ikut belajar di sini,” ungkap warga Jalan Kalibaru Timur V, Bungur, Senen, Jakarta Pusat itu.
Upaya gigih lelaki yang hanya mengenyam kelas 5 SR (sekolah setingkat SD zaman kolonial Belanda) mendapat dukungan penuh dari seluruh keluarganya. Tentu saja dukungan ini menjadikan dia lebih termotivasi dan semangat untuk menyelesaikan program Paket A.
“Mudah-mudahan umur bapak sampai,” ujar Tarlan yang terpaksa putus sekolah saat itu lantaran Indonesia dalam keadaan kondisi perang melawan penjajah.
Rupanya Tarlan tidak sendirian dalam mengikuti ujian Paket A. Beberapa kakek-kakek lainnya pun mengikuti hal yang sama. Di antaranya Mulyani (50) dan Hussein (55) yang sama-sama ingin segera memiliki ijazah setara SD agar dapat diangkat menjadi karyawan tetap sebagai petugas kebersihan di Masjid Istiqlal.
“Kalau jadi karyawan tetap, kami akan digaji sesuai UMR, katanya,” ujar Hussein.
Kasi Dikmen Kecamatan Joharbaru, Ahmad Hilmi mengatakan, wilayah Joharbaru merupakan daerah yang banyak dihuni oleh kaum dhuafa. Karena itu, pihaknya membantu dengan menyelenggarakan program Paket A setara (SD), B setara (SMP) serta C setara (SMA) guna memperbaiki kualitas hidup dan menambah pengahasilan.
“Kami ingin meningkatkan kualitas hidup, PKBM sudah ada, dengan demikian diharapkan lulusannya mampu mengembangkan ilmu dan meningkatkan taraf hidupnya,” ungkapnya.
Ahmad Hilmi mencatat, peserta ujian paket A kali ini sebanyak 26 orang, paket B 72 orang, dan paket C tidak ada pesertanya. Dia berharap, pada tahun berikutnya, peserta ujian paket A, B, dan C ini dapat terlaksana kembali guna meningkatkan kualitas masyarakat Jakarta Pusat dan mendukung program pemerintah dalam pembebasan buta aksara.
Plh Kasudin Dikmen Jakarta Pusat, Delly Indirayati, menyambut baik adanya keinginan yang kuat dari orang-orang seperti Tarlan. Meski telah memasuki usia senja, namun tetap semangat mencari ilmu.
“Saya sudah berbicara dengannya, memang ada keinginan kuat darinya untuk membuktikan kepada anak cucunya bahwa beliau tidak buta huruf. Karena itu memang sudah sewajibnya orang-orang seperti pak Tarlan kita fasilitasi,” ujar Delly.
Ke depannya PKBM yang ada akan dibina serta dievaluasi baik untuk kurikulum, metode, dan lain sebagainya agar ada peningkatan mutu baik dari PKBM maupun dari lulusannya. “Pasti, kurikulumnya akan disempurnakan untuk peningkatan mutu,” kata Delly Indirayati.
Sumber: http://megapolitan.kompas.com/ 20 nopember 2009
Penulis: dweehan

Terobosan Baru Teman-teman Asahpena Tangsel dan Komunitas Pelangi
Nov 25th, 2009 by Sekolah Dolan

Saat maraknya siswa-siswa kesetaraan ujian Paket A, B dan C baru lalu, ada hal yang menarik dan perlu mendaparkan apresiasi… khususnya bagi teman teman yang melakukan proses pendidikannya menggunakan Homeschooling ( sekolah Rumah ) Terobosan baru ini di lakukan oleh Team Komunitas Pelangi bekerjasama dengan DPW Asahpena Tangerang Selatan dan dibantu juga KBRI Dubai dan tentunya kebijakan dari Dinas Tangerang Selatan yang mendukung pelaksanaan Ujian Online ini. Ujian Online yang baru pertama dilakukan ini… begitu melegakan banyak pihak khususnya bagi pelaku Hs yang ada di luar negeri dan mereka mengiginkan ujian tanpa harus pulang ke Indonesia…, malahan bisa ujian di rumah seperti yang dilakukan oleh Aldy ini… Kemantapan keluarga Aldy yang menempuh jalur HS saat mereka tinggal di Dubai. Akhirnya bisa berproses dengan baik… dengan direstuinya ujian online ini. Sepertinya… kebijakan ini bisa menjadi contoh bagi Dinas di kota lain yang ada di Indonesia. Dengan pemanfaatan teknologi yang semakin canggih ini, bisa membantu banyak keluarga-keluarga yang saat ini tinggal di Luar Negeri untuk mengikut sertakan anak-anak mereka Ujian Nasional… Selamat teaman-teman DPW ASahpena Tangerang Selatan dan Komunitas Pelangi yang sudah membuat terobodsan baru ini…. Sukses… Salam Dasyat HS Indonesia

»  Substance: WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa